Wahai Akhi, Islam bukan hanya mengatur ibadah mahdhah
saja, tentang shalat, puasa dan zakat, bukan itu-itu aja.
Tahukah wahai Akhi, bahwa Islam juga mengatur urusan
umat, hukum narapidana hingga kepemimpinan dalam negara.
Wahai Akhi Islam menghukum orang-orang yang mencuri dengan
dipotong tangannya, lalu mengapa ya akhi kita sebagai muslim tidak
memperjuangkannya, apakah ini karena ini tugas pemerintah sehingga kita acuh
tak acuh atas perintah ini.
Wahai Akhi jika ini tugas pemerintah, lupakah kita
wahai akhi, siapa yang memilih orang-orang yang menjabat di pemerintahan kita
sekarang, adakah ada jari kita handil dalam memilih pemimpin negara ini.
Maka ketidak penerapannya hukum-hukum Islam di
negara ini adalah bagian dari peran kita juga Akhi.
Sungguh Akhi, hal-hal kecil yang sering kita abaikan
itu akan di tunjukkan oleh Allah di hari kiamat. Semua tindakan dan diam kita
terhadap perintah-Nya akan di pertanyakan di hari kiamat.
Wahai Akhi apakah engkau mengaku tidak berpatisipasi
dalam memilih pemimpin saat itu, tapi mengapa kau diam Akhi, saat banyak
saudara-saudara kita muslim di dzalimi oleh pemimpin ya akhi.
Wahai Akhi agama Islam adalah rahmatan lil alamin,
semua akan merasakan rahmat jika Islam diterapkan dengan Kaffah (keseluruhan).
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqarah (2) : 208)
Akhi apakah kami adalah pemberontak, ingat Akhi
ketaatan kepada Allah dan Rasulnya lebih diutamakan dari pada pemerintahan yang
dzalim.
Apakah Antum merasa nyaman ya Akhi dengan keadaan
saat ini, atau Antum sedang tidak ada masalah dengan negara ini?, ya Akhi
bangun dan sadarlah banyak bid’ah-bid’ah yang mereka jadikan hukum untuk
mengatur kita umat muslim.
Banyak penyimpangan di agama lain, dan mereka diam
dengan penyimpangan itu, hingga akhirnya penganutnya tak lagi mengikuti ajarannya
agama yang terdahulu.
Maka jangan sampai hukum-hukum Islam diganti dengan
hukum-hukum buatan manusia ya Akhi.
Untuk saudaraku yang aku cintai karena Allah.
#OneDayOnePost
#MenulisSetiapHari
#05Maret
0 komentar:
Post a Comment