:::: MENU ::::

Hidup Adalah Belajar

Friday, February 19, 2016

Dahulu kita semua pernah menjadi bayi, yang tak mampu melakukan apapun tanpa bantuan orang lain, saat inilah kondisi dimana kita sangat ketergantungan orang lain, lemah, dan gampang sakit.

Inilah cara Allah mengingatkan tentang asal kita, yang berawal dari bayi tidak bisa melakukan apapun tanpa orang lain, kita mengompol ditempat tidur, buang kotoran ditempat tidur dan makan disuapi, semua itu dapat dilakukan dengan bantuan seorang ibu.

Setelah sekian lama kita tumbuh dewasa, yang dapat melakukan semuanya sendiri, dan mulai berpikir diri ini spesial, dan lupa tentang asalnya, merasa menjadi pria macho dan seorang jagoan.

Semakin  tua manusia semakin merasa mandiri, melakukan gym sehingga otot membesar, yang akan menambah kepercayaan diri dan merasa lebih spesial.

Dan orang-orang seperti ini kebanyakan tidak akan ditemukan di Mesjid, dia hanya ada dijalan  menggunakan t-shirtnya, membanggakan dirinya.

Suatu saat orang-orang seperti ini akan menjadi tua, tubuhnya mumbungkuk, berjalan dengan tongkat, saat bangun dipagi hari semua tulangnya terasa sakit, dan pada akhirnya orang tua menjadi sakit, tak bisa bergerak tanpa bantuan apapun, Allah membuatnya seperti bayi kembali, ngompol dan buang kotoran ditempat tidur, makan disuapi, semua kembali bergantung kepada orang lain.

Itulah manusia kita dilahirkan tak bisa apa-apa, sangat bergantung orang lain, lalu kita dewasa dan sangat mandiri, lalau kita menjadi tua dan kembali tak bisa apa-apa, dan sangat bergantung pada orang lain.

Yang akhirnya kita hanya tertidur dihari tua, sedangkan malaikat maut duduk diatas kepala kita, menunggu untuk mengambil ruh kita. Saat ini orang lain tidak dapat melihatnya, hanya kita sendiri yang melihatnya, melihat kenyataan sebenarnya akhir hidup ini.

Jika dia orang yang baik Allah akan memberikan taufiq untuk mengucapkan kalimat syahadat, dan jika tidak dia akan langsung meninggal, tubuhnya akan dimandikan orang lain, karena sudah tidak bisa mandi sendiri. Airnya tidak boleh terlalu panas atau terlalu dingin karena dia merasakannya.

Seorang Utadz pergi menjenguk orang yang sekarat dirumah sakit, dia berpikir akan meinggal dunia, tapi alhamdulillah Allah membuatnya sembuh dari sakitnya, lalu dia berkata “Maulana tidak mudah untuk mati” ia menjadi sombong. Tapi kenyataan yang kita hadapi adalah semua umat manusia didunia ini ada saja yang meninggalkannya dan yang lahir, datang dan pergi meninggalkan dunia ini.

Rasulullah bersabda “Hendaklah kalian senantiasa berziarah kubur, sebab berziarah ke kubur akan mengingatkan kalian kepada kematian.” (HR. Muslim), karena hal ini akan mengingatkanmu akan kematian, kau bisa melihat tanggal-tanggal dibatu nisan, disana akan terlihat bahwa manusia akan lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam kubur dari pada di permukaan bumi.

Kita sering tertipu dengan dunia ini sehingga kita lupa hal ini akan terjadi pada kita semua, maka bayangkanlah akan ada waktu dimana mereka menggali lubang sedalam 2 meter, dan memasukkan diri kita didalamanya, dan menimbun kita dengan tanah dan ditinggal sendiri, bayangkanlah karena kita semua akan mengalaminya.

Dan satu-satunya teman baikmu saat itu adalah amal baikmu, bukan ototmu, hartamu, keluargamu, semua akan meninggalkanmu sebagaimana yang disabdakan Rasulullah “satu-satunya yang akan tinggal bersamanya adalah amal baiknya, dan jika kau mempunyai amal baik maka Allah akan menyelamatkanmu, Rasulullah bersabda kuburmu akan menjadi taman dari taman surga.

Ketika seorang yang mempunyai amal baik dimasukkan kedalam kubur, kuburnya akan berkata “dari semua orang yang berjalan dimuka bumi kau adalah yang paling kukasihi, kau akan melihat bagaimana diriku menjamumu.” kuburannya akan meluas mata memandang, kemudian jendela dari surga terbuka.
Inilah hidup hanya ada  2 pilihan, surga atau neraka, disisi lain ada seorang yang hidupnya suka-suka dirinya, main permpuan dan mabuk-mabukkan, dia percaya dirinya akan menua mencapai umur 50 tahun, dia berencana diumur 50 tahun itu dia akan menumbuhkan jenggot, sholat kemesjid, dan pergi berhaji. Tapi ada yang bisa menjamin, ia tak sampai berumur 50 tahun.

Saat ia didalam kubur, tidak ada yang menemaninya, dan kubur berkata “diantara semua orang yang berjalan dimuka bumi ini, kau adalah yang paling hina dimataku, dan yang paling jahat. Rasulullah bersabda kuburnya akan menghimpitnya, Rasulullah kemudian menyilangkan jari-jarinya, dan bersabda “tulang-tulangnya akan saling menyilang seperti ini”. tidak yang menjaga dan mucukupinya saat itu kecuali amal baiknya.

Rasulullah bersabda ketika kita merasa mandiri dan spesial, padahal saat kita berada dihadapan Allah swt untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kita , diri kita seloah seperti anak sapi, yang susah untuk berdiri, kita mencoba berdiri tapi selalu terjatuh, mencoba berdiri lagi dan terjatuh lagi, kaki tak lagi mampu membuatnya berdiri walaupun terus mencoba untuk berdiri dan ini dilakukan terus berulang-ulang.

Ingatlah seringnya kita menipu diri sendiri dengan menganggap diri ini spesial, padahal pada hari kiamat kita akan mengetahui diri kita sebenarnya, diperlihatkan perbuatan kita, seorang macho, ataupun tukang pukul akan menangis dan diperlihatkan pada semua orang akan perbuatan-perbuatannya.


Rasulullah bersabda kita akan menangis karena perbuatan kita yang buruk saat didunia, kita terus menangis hingga air mata ini kering, sampai-sampai mata ini mengeluarkan darah. Disinilah hari dimana seorang akan memyesal “kenapa aku tidak menghabiskan umurku untuk menyembah Allah”.

Referensi : Youtube, Channel Lampu Islam
Sumber Gambar : https://minesphere.wordpress.com/

5 comments:

A call-to-action text Contact us