Seorang
pria yang bekerja di Unit Emirat Arab selama 4 tahun lamanya, dengan kerja
kerasnya ia banyak mengumpulkan harta dan ia merasa saat inilah waktu yang
tepat untuk menikah, lalu ia meminta ayahnya mencarikan istri dan mengurus
acara pernikahannya.
Ayahnya
adalah orang shaleh yang sering menjadi imam mesjid, dan karena keshalehannya
ia dipercaya penuh oleh anaknya untuk memilih dan mengurus penuh pernikahan
putranya, bahkan tanpa perlu melihat dahulu siapa calon istrinya si anak pun
benar – benar percaya kepada pilihan ayahnya.
Sang
ayahapun mencarikan wanita untuk anaknya dengan tuntunan Rasulullah saw. yaitu “Wanita biasanya
dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena
parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya
(keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR.
Bukhari-Muslim). Sang ayahpun mendapatkan wanita tersebut berdasarkan
agamanya, wanita yang religius tetapi tidak cantik.
Saat
anaknya datang ke Mesir ia disambut ayahnya dan diantarkan menemui istri
pilihan ayahnya tersebut, si pria ini belum dapat melihat wajah istrinya karena
penutup wajah yang ia gunakan, dan saat mereka masuk kedalam kamar si istripun
membuka penutup wajahnya, pria ini pun terkejut, lalu kecewa karena istrinya
tidak cantik, setelah sekian lama ia menunggu tetapi ia malah dikecewakan, dia
pun depresi dan tertidur.
Di
sepertiga malam istrinya pun membangunkan pria ini yang sah sebagai suaminya,
tapi ia menolak, istrinya mencoba membangunkan lagi, dan ditolak lagi. Kemudian
istrinya memercikan air di wajah suaminya agar terbangun, Pria ini pun
terbangun lalu sang istri pun berkata “aku tahu kekecawaanmu terhadapku, karena
aku bukanlah wanita yang cantik, tapi aku menikah untuk satu alasan, karena aku
ingin menrepakan hadist Nabi Muhammad Rasulullah saw. yang bersabda “Semoga Allah merahmati
seorang laki-laki yang bangun di waktu malam lalu shalat dan ia pun
membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri tidak mau bangun,
ia percikkan air ke wajahnya. Semoga Allah juga merahmati seorang perempuan
yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun membangunkan suaminya.
Bila suami enggan untuk bangun, ia pun memercikkan air ke wajahnya.” (HR. An
Nasa’i. Hadits senada juga diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi).
“Hadist
inilah alasan aku untuk menikah, dan aku berterimakasih kepadamu karena dengan
menikah aku dapat menerapkan hadist ini. Kau tahu aku hampir putus asa tidak
dapat menerapkan hadis ini, karena aku adalah wanita yang tidak cantik, maka
tolonglah bangun dan sholat mengimamiku, sholat tahajud bersamaku, agar aku
dapat menerapkan hadist ini”.
Pria
ini pun bangun dan mengimami sholatnya, didalam doanya pria ini pun berdoa
setelah sholat tahajud agar Allah membuat seakan-akan istrinya adalah wanita
yang paling cantik dimatanya diantara wanita seluruh dunia.
Semoga
kita adalah suami yang berusaha mengajak istri kita untuk sholat tahjud
bersama, dan istri yang berusaha untuk mengajak suaminya untuk sholat tahajud
bersama, membentuk keluarga yang taat kepada Allah, membentuk anak – anak kita
menjadi anak yang shaleh.
Bagi
yang masih bujang pilihlah calon yang shaleh, yang kuat agamanya, untuk partner
yang baik, karena akan banyak ujian dalam mengarungi rumah tangga, dan syaitan
akan menggoda dan mencoba setiap hari, syaitan yang berhasil memisahkan suami
istri atau bercerai maka syaitan akan mendapat mahkota dikepalanya dari iblis.
Dan
semoga jika kita berhasil melawati ujian-ujian dunia kita akan menapaki surga
bersama pasangan hidup kita. Aamiin..
Referensi
: Youtube / Lampu
Islam Cahnnel
Sumber
gambar : http://pzhgenggong.or.id/2249/
#OneDayOnePost
#FebruariMembara
#HariKesepuluh

0 komentar:
Post a Comment