:::: MENU ::::

Hidup Adalah Belajar

Tuesday, February 9, 2016


Seorang pria yang bekerja di Unit Emirat Arab selama 4 tahun lamanya, dengan kerja kerasnya ia banyak mengumpulkan harta dan ia merasa saat inilah waktu yang tepat untuk menikah, lalu ia meminta ayahnya mencarikan istri dan mengurus acara pernikahannya.

Ayahnya adalah orang shaleh yang sering menjadi imam mesjid, dan karena keshalehannya ia dipercaya penuh oleh anaknya untuk memilih dan mengurus penuh pernikahan putranya, bahkan tanpa perlu melihat dahulu siapa calon istrinya si anak pun benar – benar percaya kepada pilihan ayahnya.

Sang ayahapun mencarikan wanita untuk anaknya dengan tuntunan Rasulullah saw. yaitu Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhari-Muslim). Sang ayahpun mendapatkan wanita tersebut berdasarkan agamanya, wanita yang religius tetapi tidak cantik.

Saat anaknya datang ke Mesir ia disambut ayahnya dan diantarkan menemui istri pilihan ayahnya tersebut, si pria ini belum dapat melihat wajah istrinya karena penutup wajah yang ia gunakan, dan saat mereka masuk kedalam kamar si istripun membuka penutup wajahnya, pria ini pun terkejut, lalu kecewa karena istrinya tidak cantik, setelah sekian lama ia menunggu tetapi ia malah dikecewakan, dia pun depresi dan tertidur.


Di sepertiga malam istrinya pun membangunkan pria ini yang sah sebagai suaminya, tapi ia menolak, istrinya mencoba membangunkan lagi, dan ditolak lagi. Kemudian istrinya memercikan air di wajah suaminya agar terbangun, Pria ini pun terbangun lalu sang istri pun berkata “aku tahu kekecawaanmu terhadapku, karena aku bukanlah wanita yang cantik, tapi aku menikah untuk satu alasan, karena aku ingin menrepakan hadist Nabi Muhammad Rasulullah  saw. yang bersabda “Semoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di waktu malam lalu shalat dan ia pun membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri tidak mau bangun, ia percikkan air ke wajahnya. Semoga Allah juga merahmati seorang perempuan yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun membangunkan suaminya. Bila suami enggan untuk bangun, ia pun memercikkan air ke wajahnya.” (HR. An Nasa’i. Hadits senada juga diriwayatkan Abu Dawud dan Tirmidzi).

“Hadist inilah alasan aku untuk menikah, dan aku berterimakasih kepadamu karena dengan menikah aku dapat menerapkan hadist ini. Kau tahu aku hampir putus asa tidak dapat menerapkan hadis ini, karena aku adalah wanita yang tidak cantik, maka tolonglah bangun dan sholat mengimamiku, sholat tahajud bersamaku, agar aku dapat menerapkan hadist ini”.

Pria ini pun bangun dan mengimami sholatnya, didalam doanya pria ini pun berdoa setelah sholat tahajud agar Allah membuat seakan-akan istrinya adalah wanita yang paling cantik dimatanya diantara wanita seluruh dunia.

Semoga kita adalah suami yang berusaha mengajak istri kita untuk sholat tahjud bersama, dan istri yang berusaha untuk mengajak suaminya untuk sholat tahajud bersama, membentuk keluarga yang taat kepada Allah, membentuk anak – anak kita menjadi anak yang shaleh.

Bagi yang masih bujang pilihlah calon yang shaleh, yang kuat agamanya, untuk partner yang baik, karena akan banyak ujian dalam mengarungi rumah tangga, dan syaitan akan menggoda dan mencoba setiap hari, syaitan yang berhasil memisahkan suami istri atau bercerai maka syaitan akan mendapat mahkota dikepalanya dari iblis.

Dan semoga jika kita berhasil melawati ujian-ujian dunia kita akan menapaki surga bersama pasangan hidup kita. Aamiin..

Referensi                     : Youtube / Lampu Islam Cahnnel
Sumber gambar           : http://pzhgenggong.or.id/2249/

#OneDayOnePost
#FebruariMembara
#HariKesepuluh


0 komentar:

Post a Comment

A call-to-action text Contact us